10 Bukti Jessica Kumala Wongso Tidak Bersalah #RIPIndonesiaLaw #SaveJessica

6dewa Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun AduQ BandarQ Bandar Poker Sakong Terpercaya Indonesia
6bola Agen Judi Bola Casino Togel Poker Number Game Sabung Ayam Terpercaya Indonesia

10 Bukti Jessica Kumala Wongso Tidak Bersalah #RIPIndonesiaLaw #SaveJessica – Gokil Gila Sinting.

10 Bukti Jessica Kumala Wongso Tidak Bersalah #RIPIndonesiaLaw #SaveJessica

Jessica Kumala Wongso (Kiri) dan Pengacara Otto Hasibuan (Kanan)

10 Bukti Jessica Kumala Wongso Tidak Bersalah #RIPIndonesiaLaw #SaveJessica.

Sebelum membaca Artikel ini, mari kita “Kosongkan Gelas” kita terlebih dahulu alias buang semua persepsi negatif tentang Jessica Kumala Wongso.

Jessica Kumala Wongso baru saja dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Anehnya, Hakim yang menjatuhkan hukuman hanya menggunakan OPINI untuk memenjarakan Jessica! Apakah sebenarnya yang terjadi…? Tim Gokil Gila Sinting sangat menyesalkan Keputusan Hakim yang berlandaskan pada OPINI terutama OPINI “Kalau bukan Jessica, siapa lagi…?”

Jujur, kalau Jessica bener-bener terbukti melakukan perbuatan tersebut, kami malah setuju dia dihukum MATI! Namun bukti dan saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidaklah dapat membuktikan apapun! Semuanya masih abu-abu, alias TIDAK JELAS!

Berikut ini adalah 10 bukti bahwa Jessica Kumala Wongso tidak bersalah dalam kematian Wayan Mirna Salihin:

Bukti Pertama.

Tidak ada 1 bukti pun bahwa Jessica menuangkan sianida ke dalam gelas Vietnamese Ice Coffee, padahal menurut ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar bahwa bukti CCTV tersebut sudah di-tempering. Bayangkan sudah di-tempering saja tidak ada bukti Jessica menuangkan apapun ke dalam gelas Vietnamese Ice Coffee yang diminum Wayan Mirna Salihin.

Bukti Ke Dua.

Cairan lambung 70 menit yang diambil setelah Mirna mati adalah negatif sianida. Dan sianida 0,2 mg/l yang ditemukan di dalam lambung korban Mirna adalah hasil post mortem. Logisnya Mirna mati bukan karena sianida, karena jika Mirna benar-benar mati karena sianida, maka 70 menit pasca kematian, cairan lambung yang diambil tersebut harusnya positif sianida, tetapi fakta telah membuktikan bahwa negatif sianida. Sehingga matinya Mirna tidak ada kaitannya sama sekali dengan Jessica.

Bukti Ke Tiga.

Tidak ada bercak merah pada organ bagian luar korban Mirna, yang menjadi fakta adalah ada warna biru di organ tubuh bagian luar dari korban Mirna. Karena jika keracunan sianida, yang akan muncul adalah warna merah bukan warna biru. Dan munculnya warna biru tersebut dibuktikan dengan adanya hasil pemeriksaan dokter UGD RS. Abdi Waluyo.

Bukti Ke Empat.

Lambung korban Mirna mengalami korosi dan erosi yang hebat, dan tidak mengalami pembengkakan. Padahal jika benar mengalami keracunan sianida, maka organ lambung korban Mirna akan mengalami pembengkakan, dan itu sudah dijelaskan oleh ahli Toksikologi yang dihadirkan di persidangan.

Bukti Ke Lima.

Jessica tidak pernah menuangkan sianida seberat 5 gram yang diambil dari tasnya yang berwarna coklat sebagaimana yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Karena fakta telah membuktikan bahwa tas tersebut sudah disita, tapi tidak ditemukan ceceran/bekas sianida. Fakta lainnya adalah JPU tidak pernah menunjukkan sianida seberat 5 gram tersebut.

Bukti Ke Enam.

Bahwa tangan dan jari-jari Jessica tidak mengalami iritasi. Padahal menurut ahli Toksikologi Nursamran Subandi apabila terpegang/tersentuh sianida maka akan gatal-gatal, harus cepat-cepat cuci tangan dan jika gatal-gatal tidak cuci tangan, maka tangan akan melepuh akibat tajamnya sianida. Faktanya tangan Jessica tidak melepuh.

Bukti Ke Tujuh.

Pada sample urine, hati, ginjal dan empedu yang diperiksa tidak ditemukan asam tiosianat. Dan pada orang yang mengalami keracunan sianida akan ditemukan asam tiosianat di dalam urine, ginjal, hati dan empedu, dan itu sudah dijelaskan oleh ahli Toksikologi di persidangan. Sehingga Mirna mati bukan karena sianida karena tidak ditemukan asam tiosianat di empat organ tersebut.

Bukti Ke Delapan.

Bahwa pada saat dilakukan penekanan di bagian dada korban Mirna tidak tercium bau kacang almond. Dan semua ahli Toksikologi telah menerangkan bahwa jika keracunan sianida maka pada tubuh korban akan tercium bau kacang almond, karena bau kacang almond pada mayat adalah ciri khas orang tersebut mati karena sianida.

Bukti Ke Sembilan.

Selama ini Jessica dituduh memasukkan sedotan ke dalam gelas Vietnamese Ice Coffee yang diminum korban Mirna, tapi fakta hukum membuktikan sedotan dibuang di pantry Olivier Cafe oleh Marwan Amir, karyawan Olivier Cafe. Ini yang menjadi pertanyaan besarnya mengapa Olivier Cafe harus membuang sedotan tersebut. Tetapi apapun alasannya kini fakta hukum telah membuktikan bahwa tidak ada sidik jari Jessica di gelas, karena memang Jessica tidak pernah memegang gelas tersebut.

Bukti Ke Sepuluh.

Selama ini JPU menuduh Jessica sengaja menyusun 3 paper bag di meja nomor 54, sehingga aktivitas Jessica menjadi terhalang ketika terekam kamera CCTV. Tapi fakta telah membuktikan bahwa CCTV yang jumlahnya lebih dari satu yang letaknya di berbagai sudut di Olivier Cafe, tidak ada satu CCTV pun yang menunjukkan Jessica memasukkan apapun ke dalam gelas berisi kopi yang diseruput korban Mirna. Ditambah lagi dengan keterangan saksi dari Olivier Cafe yang tidak melihat Jessica memasukkan apapun ke dalam gelas tersebut, karena memang Jessica tidak pernah menyentuh apalagi memasukkan sianida. (memecomic.id)

6dewa Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun AduQ BandarQ Bandar Poker Sakong Terpercaya Indonesia
6bola Agen Judi Bola Casino Togel Poker Number Game Sabung Ayam Terpercaya Indonesia